Geogrid
memang sangat bermanfaat sekali untuk perkuatan tanah dan pengerjaan konstruksi
jadi lebih maximal untuk perkuatan tanah dan hasilnya jadi lebih baik, ada dua
macam bentuk geogrid berikut:
Geogrid Biaxial adalah jenis Geogrid yang digunakan sebagai bahan
stabilisasi atau perkuatan pada tanah dasar yang lunak, seperti pada daerah
rawa, berlumpur dan gambut. Cara kerja Geogrid Biaxial adalah interlocking
(mengunci agregat) sehingga lapisan timbunan yang ada di atasnya lebih kaku
sehingga distribusi beban menjadi lebih merata. Fungsi Geogrid Biaxial adalah mencegah terjadinya
differential settlement (penurunan setempat) sehingga mereduksi biaya
pemeliharaan. Geogrid tipe ini juga dapat mereduksi tebal base atau sub
base sampai dengan 60% sehingga menghemat biaya pelaksanaan proyek.
Geogrid Triaxial (TRIAX) adalah pengembangan
terbaru dari Geogrid Biaxial yang lebih disempurnakan sehingga inerja dan
performanya lebih baik. Sama seperti Biaxial, TRIAX berfungsi sebagai bahan stabilisasi
atau perkuatan tanah dasar lunak seperti rawa, berlupur dan gambut. Dengan bentuk bukaan segitiga, TRIAX
mempunyai metode kerja interlocking yang lebih baik dibandingkan dengan Geogrid
Biaxial pendahulunya, sehingga distribusi beban pun lebih merata
Demikian pembahasannya tentang dua macam bentuk Geogrid
yang berfungsi untuk perkuatan tanah dalam pengerjaan konstruksi semoga
menambah pengetahuan anda


